Bahaya HIV AIDS Bagi Tubuh Penderitanya

bahaya hiv aids

Human immunodeficiency atau HIV merupakan virus yang menyebabkan pelemahan pada sistem imun tubuh. Virus tersebut dapat masuk dalam tubuh dan berkembang menjadi AIDS dalam tubuh. Bahaya HIV AIDS dapat muncul dan tidak hanya mengganggu kesehatan saja, tetapi juga berpengaruh pada psikis dan kehidupan sosial penderitanya.

Penyakit yang paling banyak ditularkan melalui hubungan seksual tidak sehat tersebut sering ditakuti karena berbahaya dan mengancam nyawa penderitanya. Kondisi kesehatan akan menurun dan mengalami beberapa masalah medis seperti berikut.

Masalah Kesehatan Akibat HIV AIDS

penyakit hiv aids

ashray.net.in

Rehabilitasi atau penanganan penyakit HIV AIDS dilakukan untuk menghambat tahap penyakit berkembang lebih parah. Penyakit ini berkembang melalui beberapa fase dan dapat menyebabkan komplikasi seperti gangguan kesehatan berikut.

1. Tipes

Penyakit tipes disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella yang biasa ditemukan pada air atau makanan yang kurang higienis. Pada penderita HIV AIDS, tipes memang sangat umum dan bisa berkembang lebih cepat menyebabkan infeksi yang lebih parah.

Gejala yang timbul antara lain adalah sakit perut, demam, diare, batuk, mual, dan muntah. Untuk penanganan dari bahaya HIV AIDS ini diperlukan bantuan tenaga medis khusus.

2. Meningitis

Radang selaput otak atau meningitis merupakan salah satu ancaman yang serius bagi para penderita HIV AIDS. Seringkali penderita yang sudah komplikasi dengan penyakit meningitis tidak bisa ditolong.

Meningitis sendiri merupakan penyakit yang terjadi karena adanya peradangan di bagian selaput otak dan cairan yang berada di sum-sum tulang belakang. Peradangan tersebut dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala hebat dan merasakan pusing.

3. Kanker

Bahaya HIV AIDS adalah penderita yang berisiko mengalami penyakit kanker. Penyakit tersebut akan menyerang tubuh setelah ada infeksi dari berbagai virus dan bakteri di dalam organ tubuh. Sarkoma Kaposi adalah salah satu jenis kanker yang menjadi sangat aktif pada penderita HIV AIDS.

Kanker ini muncul di bagian pembuluh darah dan ditandai dengan gejala perubahan warna kulit. Kanker juga dapat menyerang organ lain seperti saluran pencernaan dan paru-paru.

4. Gagal ginjal

gagal ginjal

vemmedaily.com

Organ ginjal pada penderita HIV AIDS sangat rentan mengalami peradangan maupun infeksi bakteri. Penyakit ini biasanya ditemukan pada penderita HIV AIDS yang sudah masuk dalam fase pengembangan virus di dalam tubuh atau fase sedang. Penderita akan mengalami gangguan pada bagian kemih dan merasakan gejala gagal ginjal.

5. Penyakit Neurologis

Penyakit yang berhubungan dengan sistem saraf atau neurologis menjadi salah satu ancaman pada penderita HIV AIDS. Bahaya HIV AIDS tersebut terjadi karena sistem saraf yang melemah akibat infeksi bakteri dan virus.

Gejala yang bisa dirasakan antara lain adalah tidak bisa berjalan, perubahan mental, cemas, dan lupa ingatan. Beberapa penderita penyakit ini juga berisiko mengalami penyakit demensia.

6. Infeksi herpes

Herpes yang dialami pada penderita HIV AIDS dapat lebih parah dari penyakit pada umumnya. Sistem imun yang sudah melemah dapat membuat infeksi virus menyerang kapan saja. Infeksi pada penderita HIV AIDS yang terkena herpes dapat muncul di bagian kulit dan alat kelamin.

Sementara untuk kondisi yang lebih parah, infeksi virus dapat menyerang pada bagian mata, saluran pencernaan, paru-paru, hingga jantung.

Kebanyakan penderita penyakit HIV AIDS menjadi sakit dan tidak bisa melakukan aktivitas serta kehilangan pekerjaan. Bahaya HIV AIDS sendiri dapat dirasakan dari waktu ke waktu sejak positif terkena virus HIV. Masyarakat perlu mengetahui penyakit ini dan cara-cara pencegahannya.

Hal tersebut penting mengingat obat-obatan khusus untuk penderita hanya untuk mencegah virus berkembang cepat.

Published on Jul 11, 2019 | Under Kesehatan | By Anonim
please edit your menu