Mengenal Rumah Adat Betawi dari Suku Betawi

Rumah Adat Betawi

Rumah adat betawi adalah sebuah rumah adat milik suku Betawi. Rumah ada ini juga disebut dengan rumah kebaya. Kenapa begitu? Karena bentuk atapnya menyerupai pelana yang dilipat dan apabila dilihat dari samping maka lipatan-lipatan tersebut tampak seperti lipatan kebaya.

Ciri khas dari rumah ini memiliki teras yang luas yang berguna sebagai tempat menjamu tamu dan menjadi tempat santai bagi keluarga. Zaman dahulu masyarakat betawi membuat sebuah sumur di depan rumah dan pemakaman yang letaknya disamping rumah. Untuk dindingnya terbuat dari panel-panel yang mudah dibuka dan mudah digeser ke tepinya. Hal itu dilakukan supaya rumah terasa lebih luas.

Perlu untuk diketahui bahwa rumah adat betawi dibedakan menjadi 2 bagian dari segi sifatnya, yaitu bagian depat bersifat publik, membuat setiap orang dapat melihat betapa asri dan sejuk rumah tersebut. Untuk yang kedua bagian belakang bersifat pribadi. Tempat tersebut hanya boleh dilihat oleh orang-orang terdekat dari pihak pemilik rumah

Material Rumah Adat Betawi

betawi house

 

Yang digunakan dalam material bagian atap rumah ini adalah genteng atau atep (daun kirai yang dianyam), fungsinya untuk menutup atap rumah. Konstruksi kuda-kuda dan gording atau balok layu mendatar yang letaknya diatas kuda-kuda, menggunakan kayu gowok atau dengan kayu kecapi. Untuk bagian balok tepi terutama diatas dinding luar menggunakan kayu nangka yang sudah tua, sedangkan kaso atau balok kayu yang berukuran 4cm x 6cm atau 5cm x 7cm berfungsi sebagai dudukan reng. Dan reng ini menggunakan balok kayu berukuran 2cm x 3cm atau 3cm x 4cn yang fungsinya sebagai dudukan atap genteng. Bambu tali dapat dibelah-belak dan dijadikan sebagai tali. Bambu yang digunakan untuk kaso adalah menggunakan bambu yang masih utuh dengan diameter kurang lebih 4cm, dan untuk reng menggunakan bambu yang dibelah.

Dinding Rumah adat suku betawi

gambar Rumah Adat Betawi

Dinding depan menggunakan material dari kayu gowok atau kayu nangka yang terkadang dicat dengan dominasi warna kuning dan hijau. Untuk bagian dinding rumah yang lainnya memakai bahan anyaman bambu dengan atau tanpa pasanan bata dibagian bahwanya. Untuk bagian jendela biasanya terdiri dari rangka kayu dengan jalusi jorizontal (jalusi merupakan pintu yang memiliki lubang udara pada bagian pintu yang membuat sirkulasi udara tetap terjaga meski berada dalam ruang yang tertutup, contohnya seperti bagian ruang kamar mandi) untuk bagian atasnya atau pada keseluruhan jendela.

Bahan yang dipakai pada saat membuat pondasi rumah adalah menggunakan batu kali dengan sistem umpak (pondasi rumah atau tiang yang terbuat dari batu) yang diletakkan dibagian bawah setiap kolom, sementara untuk bagian landasan dinding memakai pasangan batu bata dengan kolom dari kayu nangka yang sudah tua.

Rumah adat betawi atau disebut dengan rumah kebaya pada umumnya memiliki ragam hias yang sangat spesifik. Biasanya pada bagian dinding dibuat pembatas teras, untuk hiasan dinding, tapi hal itu terutama digunakan untuk menutup lubang ventilasi pada dinding bagian depan.

Ruang-ruang Rumah Kebaya

Setiap rumah kebaya memiliki ruangan yang digunakan untuk tujuan tertentu. Dan untuk ruangan yang ada di rumah kebaya adalah sebagai berikut :

  1. Teras depat fungsinya untuk tempat kursi bagi tetamu serta bale-bale untuk bersantai dan dikenal juga dengan Amben. Ruangan ini lebih banyak digunakan untuk anggota keluarga.
  2. Pada bagian lantai teras depan diberi nama Gejogan tempat tersebut wajib dibersihkan sebagai wujud penghormatan untuk tamu. Pada ruang Gejogan sendiri bagi orang betawi tempat tersebut dianggap sebagai tempat yang sakral atau dikaramatkan oleh masyarakat betawi karena berhubungan langsung dengan tangga bernama balaksuji, penghubung rumah dengan area bagian luar.
  3. Untuk ruangan berikutnya adalah kamar bagi tamu yang juga dikenal dengan Paseban. Tepi paseban ini telah dipagari dengan pintu mauk di tengahny. Untuk bagian pintu diberi ukiran dan tinginya mencapai kira-kira 80cm. Pada bagian tepi atapnya diberi renda seperti kebaya. Paseban juga berfungsi sebagai tempat ibadah.
  4. Bagian berikutnya dari rumah adat betawi ini adalah Pangkeng. Pangkeng merupakan sebuah ruang keluarga yang dipisahkan oleh dinding-dinding kamar.
  5. di dalam rumah adat betawi ada juga ruang-ruang lain yang difungsikan sebagai ruang tempat tidur
  6. dan yang terakhir adalah bagian untuk dapur. Dapur ini letaknya paling belakang. Untuk dapur sendiri abgai orang betawi dikenal dengan nama Srondoyan. Animal facts blog.

Mengenal rumah adat yang ada di negara Indonesia sendiri menjadi bagian yang perlu untuk diketahui. Siapa tahu rumah tersebut bisa menjadi bagian inspirasi baru ketika nanti akan membangun rumah baru.

 

 

 

 

 

Published on Dec 16, 2017 | Under Umum | By Anonim
please edit your menu